PERSMA SOLO ( LPM ISLAMIKA ) - Selasa(06/03/18), telah dilaksanakan Pelantikan Bersama ORMAWA Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta yang mengangkat tema “Meningkatkan Profesionalitas Kinerja KAMA FAI yang Berserikat Menuju FAI yang Bermartabat”, yang kemudian dilanjutkan dengan Stadium General “Peran Al-Qur’an dalam Kehidupan Mahasiswa di Era Milenial” oleh Dr. Islah Gusman dan Ata Fauzie, M.E.K. Pelantikan bersama Ormawa FAI UMS ini bertempat di Auditorium Mohamad Djazman UMS. Pelantikan ini dihadiri mulai dari DPM FAI, BEM FAI, LPMF Islamika, HMP PAI, HMP HES, dan HMP IQT. Dalam pelantikan ini, diresmikanlah kepengurusan baru dari setiap Ormawa FAI yang bersangkutan. Diharapkan regenari kepengurusan ini dapat membawa FAI ke arah yang lebih baik lagi.
Awalnya, Pelantikan bersama Ormawa FAI ini akan dilaksanakan sepekan setelah masuk semester genap. Akan tetapi, karena masih banyaknya Pimpinan-pimpinan baru dari masing-masing Ormawa FAI yang belum bisa hadir membuat Pelantikan Bersama ini harus diatur lagi sedemikian rupa sehingga bisa terlaksana. Hal ini juga berkenan dengan masih belum clear-nya LPJ-LPJ dari masing-masing Ormawa dari periode sebelumnya, baik dari pimpinan, maupun dari BAKMAWA. Pak Jamuin selaku Wakil Dekan itu mendesak agar menyelesaikan laporan-laporan yang belum selesai. Format-format yang sudah ditentukan oleh KABAKMAWA, akan tetapi kemarin baru ada jalan temu. Karena kemarin pas TOT isinya ada SOP tentang keadministrasian dan kebendaharaan. Dan itu mengatur laporan kegiatan dan laporan keuangan dari masing-masing kegiatan yang juga dilakukan” jelas Muhammad Yunus(IQT) selaku Gubernur BEM FAI periode 2018.
karena Badan Eksekutif Mahasiawa(BEM) dari periode tahun ini membawa jargon “FAI Berserikat”, berserikat itu bersatu, bersekutu. Artinya bersekutu tidak ada sekat dengan Ormawa-Ormawa yang lain dari BEM, 3 HMP, DPM, maupun Islamika itu sendiri” tutur Yunus selaku Gubernur BEM. Dengan membawa jargon FAI Berserikat pada periode ini, diharapkan agar semua Ormawa yang ada dalam ruang lingkup FAI ini sadar akan tujuan dasar untuk dapat menopang terwujudnya tujuan FAI itu sendiri, dan lebih luas lagi tujuan dari Universitas Muhammadiyah Surakarta. Menurut Yunus selaku Gubernur BEM FAI periode 2018, BEM akan lebih fokus untuk memperbaiki internal FAI maupun Universitas.BEM tidak ingin terlalu banyak melakukan ekspansi ke luar jika dalam ruang lingkup lingkungan sekitar saja itu masih banyak pertimbangan-pertimbangan sosial.
Setelah kru Islamika menanyakan tentang perasaan Yunus sendiri yang telah dilantik menjadi gubernur BEM FAI, dia mengatakan bahwa tidak bisa dipungkiri bahwa Yunus selaku gubernur BEM deg-degan karena dirinya akan membawa tanggung jawab yang cukup besar dalam membawa FAI ke arah yang lebih baik. Dengan kerja sama kepada seluruh ORMAWA, saling komunikasi,adanya keterbukaan sesama ORMAWA,hal-hal yang bersifat persoalan klasik tidak akan terulang lagi.
Dari ketua BEM sendiri menginginkan agar tidak adanya sekat yang memisahkan dari masing-masing Ormawa serta mahasiswa umum secara keseluruhan. Sehingga semuanya bisa saling mengenal, saling menyatu, dan saling ber-Fastabiqul Khoirat tanpa harus dipisahkan oleh sekat antara Keluarga Mahasiswa(KAMA) dengan mahasiswa umum.Langkah awal untuk meningkatkan perserikatan dalam KAMA FAI gubernur BEM mengajak futsal bersama seKAMA untuk cowok selain itu mengajak semua ORMAWA untuk bergabung dalam penggalangan bencana banjir dan longsor di Brebes kemarin yang dilaksanakan pada hari Rabu (28/3/18).
Sumber : LPM ISLAMIKA

EmoticonEmoticon